Jurnal Salma 27/04/20

Perasaan saya dalam menulis jurnal

Saya dulu selalu suka untuk menulis di blog, terutama kisah kisah perjalanan saya, namun semenjak 2011, rasanya malas sekali membuka laptop hanya untuk menulis. Saat ini yang saya tulis hanyalah tugas perkuliahan, makalah, jurnal jurnal ilmiah. Seperti tidak terpikirkan untuk membuka blog saya yang lama ini lagi

Terima kasih kepada kakak kakak di Tetum Bunaya yang memberikan kesempatan untuk menulis jurnal, terutama mengenai adik Salma dan aktivitas kesehariannya
Jurnal ini saya tulis sambil mengingat ingat kegiatan bersama Salma yang kami lakukan setiap hari, kesukaannya hingga kata-kata yang mungkin tercetus oleh adik Salma

Untuk saya pribadi pasti bermanfaat, namun semoga bisa digunakan sedikit banyak untuk lebih mengenal adik Salma dan aktivitasnya di rumah.


Jurnal Salma 26/04/20

Timeline Mama Frieda dari 0 - usia SD

usia 0-3 tahun saya berada di Demak, Jawa Tengah. pada usia 3 tahun saya sudah masuk Taman kanak-kanak

usia 4-5 tahun, Saya pindah ke Depok mengikuti orang tua saya yang bekerja di Jakarta, usia 4 tahun saya masuk TK Besar. Pada saat TK, saya diantar ke sekolah oleh abang becak, karena mama dan papa saya bekerja. Pada usia empat tahun ini saya sudah diajari membaca oleh mama saya yang kebetulan merupakan guru SD, hingga pada usia lima tahun, saya masuk ke SD Swasta di Depok dengan ujian baca tulis dan sudah dapat menulis surat kepada kakek saya di Jawa Tengah

usia 5-9 tahun di SD. SD saya termasuk SD swasta yang ketat dengan segudang peraturan yang ketat:
-tidak boleh jajan, meskipun di dalam sekolah tersedia kantin
-tidak boleh membawa uang kecuali untuk ongkos pulang pergi jika tidak menggunakan bus sekolah
-dihukum bila terlambat, tidak mengerjakan PR, buku ketinggalan, salah seragam, dll. Hukuman yang diberlakukan adalah push up, lari keliling lapangan, dan squat jump.

Usia 10-11 tahun di SD mulai memasuki masa kompetisi, disini PR yang didapatkan adalah membuat soal setiap pelajaran 50 soal dan drill latihan soal untuk ujian. tempat dudukpun diurutkan dari mulai nilai tertinggi hingga terendah, dan pembagian kelaspun berdasarkan nilai tersebut,

Pengaruh pengalaman masa lalu saya adalah orang tua saya berfokus pada akademik anak sehingga dari kecil saya sudah diajari membaca, kemudian di SD saya mendapatkan tekanan untuk berkompetisi dalam hal akademik dan tidak diberikan kebebasan untuk berpendapat karena banyak sekali aturan yang harus dijalankan. Di SD, walaupun nilai akademik saya cukup baik, namun di kelas 6 saya masih belum bisa mengikat tali sepatu sendiri dan masih disuapi jika makan.

Hal tersebut yang tidak ingin saya terapkan pada pola asuh anak, saya ingin anak anak mendapat kebebasan untuk berpendapat, memilih dengan batasan yang diperbolehkan. Saya ingin anak-anak dapat mandiri dan bekerja sama dalam kelompok. Berprestasi dalam akademik itu baik, namun akan lebih baik untuk tidak dalam tekanan untuk mendapatkannya

Jurnal Salma 25/04/20

Melatih kemandirian anak

Cara saya dalam melatih kemandirian anak adalah dengan membiasakannya bangun pagi setiap hari, sekitar jam 5.30 adik Salma biasa meminta susu dan sudah bangun. Pada saat mau mandi dia bisa melepaskan pakaiannya sendiri (kecuali celana yang diikat). Setelah mandi biasanya dipakaikan baju oleh saya atau mbaknya, namun jika kami meminta adik Salma untuk memakai celana sendiri dia bisa.

Pada saat sarapan adik Salma memang masih disuapi, karena terkadang dia tidak mau makan jika tidak disuapi
Selanjutnya waktu bermain, setelah bermain, adik Salma terkadang membantu kakak Sierra membereskan mainannya sendiri.

Belum banyak kemandirian yang kami terapkan untuk adik Salma, namun kami berusaha mengajari hal hal mendasar agar dapat dilakukannya sendiri

Jurnal Salma 24/04/20

Surat untuk Adik Salma

Assalamualaikum Adik Salma, apa kabar?
Semoga sehat selalu...

Adik salma, ini mama Frieda. Mama menulis surat ini dalam rangka menulis jurnal untuk adik Salma masuk sekolah KB Tetum Bunaya. Semoga ini merupakan awal yang baik untuk adik Salma menuntut ilmu. Ketika mama dan papa belum bisa memberikan ilmu yang banyak untuk adik Salma, mama berharap adik Salma bisa mendapat bimbingan dari kakak-kakak Tetum, dapat bermain dan belajar bersama teman-teman di sekolah.

Banyak hal yang dapat dipelajari di sekolah, bahkan sampai mama usia sekarangpun masih bersekolah. Semoga ini mnjadi ilmu bermanfaat yang tidak terputus untuk adik Salma dan menjadi bekal salma untuk meraih cita-cita, apapun yang adik Salma inginkan

Wassalammualaikum,

Mama Frieda

Jurnal Salma 22/04/20

Proses  pengambilan dan pembacaan buku cerita

Buku diambil oleh papa akmal dengan datang ke sekolah menggunakan sepeda motor, karena mama harus mengikuti pendidikan jarak jauh

Papa dan Mama membacakan ceritanya sendiri-sendiri. Ketika mama membacakannya untuk adik Salma, di tengah-tengah cerita seperti biasa adik Salma mulai bosan dan membolak-balik bukunya, sehingga kakak Sierra yang malah menceritakannya sampai akhir tanpa membaca buku.

Adik Salma senang melihat gambar gambar kelinci dan kura-kura di bukunya, dibolak-baliknya buku hingga berkali-kali untuk melihat gambar gambarnya saja,

Jurnal Salma 21/04/20

Kegiatan Berkemih Salma

Salma sudah dibiasakan untuk tidak memakai pampers semenjak umur 2 tahun, dengan rutin mengantarnya setiap dua jam sekali ke kamar mandi. awalnya dia menolak dan menangis ketika didudukkan karena merasa belum ingin pipis, namun kemudian menjadi biasa.

Sampai umur 2.5 tahun, Salma masih suka menahan pipis karena kami tidak memakaikannya pampers, namun akhirnya dia berhasil meminta kami ketika dia ingin pipis dan buang air besar.

Untuk memintanya, Salma masih suka terbalik, tekadang dia bilang "adik mau pup" padahal yang diinginkan adalah pipis. semenjak awal tahun ini, Salma sudah tidak mengompol dan terkadang sudah duduk di kloset sendiri baru berkata, "mama adik pipis sendiri yaa"

Jurnal Salma 20/04/20

Menu makan hari ini

Hari ini di rumah, mbak memasak sayur asem, ikan asin dan teri goreng, tempe goreng, dan sambal.

Adik Salma memakan nasi dan telur untuk sarapan pagi sedangkan untuk makan siang dan makan malam memakan nasi, sayur asem, teri goreng, dan tempe goreng. Adik salma suka sekali makan teri goreng.

Labu dan jagung yang ada di sayur asem suka dimakannya, hal ini berbeda dengan kakak Sierra  yang sulit sekali memakan sayur, walaupun Sierra juga menyukai jagung.

Jurnal Salma 19/04/20

Aktivitas Memilih Buku

Untuk aktivitas memilih buku, saya serahkan kepada papa Akmal. Papah memberitahu saya kalau dia memilihkan buku dengan judul Kelici dan Kura-kura karena adik Salma suka binatang dan di rumah kami memelihara kelinci.

Namun tadi saya mendapat kabar bahwa buku tersebut sedang tidak tersedia, sehingga ditawarkan buku Domba dan srigala atau Piko juara. Karena info dari papa memilihkan buku adalah karena ada kelinci di rumah saya memilih buku Piko juara dan memberitahukannya ke papa Akmal yang juga telah dikabari dari Tetum kalau saya sudah memilihnya

Jurnal Salma 18/04/20

Kegiatan mengobrol bersama

Salma suka sekali mengobrol sebelum tidur, dia selalu mengajak ngobrol baik sebelum tidur siang ketika dilakukan work from home saat ini ataupun sebelum tidur malam harinya

Mengobrol bisa panjang lebar mulai dari kegiatan seharian adik salma sampai menyampaikan apa yang adik Salma suka dan tidak suka. perkembangan kata-kata Salma saya rasa cukup baik. akhi-akhir ini dia suka sekali menggunakan kata..."betul sekali kan?" ketika dia menyelesaikan lagu yang dia nyanyikan hingga ketika dia telah berbuat sesuatu.

Salma sedang dalam fase suka sekali berbicara, namun kata-kata yang belum jelas dan cepat sekali diucapkannya membuat kita sering sekali tertawa ketika dia berbicara, namun Salma malah menjadi marah ketika ditertawakan atau tidak ditanggapi dan berkata "adik marah"

Jurnal Salma 17/04/20

Kegiatan Membaca Buku

Adik Salma dan Kakak Sierra sering sekali menyodorkan kepada saya buku-buku untuk dibacakan. Misalnya buku cerita tentang Putri-putri Disney hingga cerita tentang tiga beruang

Hari ini saya membacakan buku tiga beruang dan goldilocks  si rambut emas. ditengah-tengah cerita adik Salma sudah bosan mendengarkan saya membaca buku, dia membolak balik buku tersebut. Saya sadar memang belum bisa memaksakan salma tertarik dengan buku-buku, namun tetap kami sediakan buku-buku untuk memfasilitasi anak-anak mendapatkan informasi yang mereka inginkan.

Selain dari buku-buku, banyak cerita yang sierra dan salma juga banyak mendengarkan cerita dan dongeng dari youtube. mereka menonton youtube di tv dengan channel yang menceritakan mengenai dongeng dan cerita cerita.

Jurnal Salma 16/04/20

Kegiatan makan buah

Sejujurnya anak-anak di rumah agak sulit ketika diminta untuk makan buah, baik untuk Sierra dan Salma
Buah yang sering ada di rumah adalah pisang, karena mudah sekali untuk dibeli di sekitaran rumah. Pisang barangan salah satu buah kesukaan Salma selain buah salak. Salma suka sekali memakan pisang, dalam sehari dia dapat menghabiskan sampai dua buah. namun memang tidak dimakannya setiap hari, sehingga buah pisang yang biasanya kita beli satu sisir terkadang membusuk.
Saya sendiri memang mengakui juga agak kurang dalam mengkonsumsi buah buahan setiap hari.
Hari ini papa akmal membuatkan jus buah naga dan pisang untuk anak-anak. mereka sangat antusias sampai memaksa maksa saya untuk ikut meminumnya juga, namun anak-anak tidak sanggup untuk menghabiskannya. hehe

Jurnal Salma 15/04/20


Kegiatan Beribadah Salma


Salma belum kami wajibkan untuk mengikuti sholat ketika kami beribadah sholat. Namun kami membiasakannya untuk selalu membaca doa sebelum makan, doa sebelum tidur, dan melakukan kebiasaan membaca surat surat pendek bersama kakak sierra sebelum tidur malam. Untuk saat ini adik Salma baru bisa menghafal doa sebelum makan dan sebelum tidur. Surat Al fatihah sudah dapat diikutinya sedikit demi sedikit.

Untuk sholat biasanya adik Salma mengikuti kami bersama kakak Sierra, namun karena masih mudah bosan, adik Salma belum bisa mengikuti sampai akhir. Semoga dikemudian hari adik Salma bisa mencontoh dan menerapkannya.
Gambar di bawah ini adalah ketika adik Salma mengikuti kami sholat berjamaah




Jurnal Salma 14/04/20

Sudah delapan tahun tidak menulis blog, sehingga bingung mesti mulai darimana. Hhehe..


Inipun mulai lagi karena memang ada tugas membuat jurnal online dari sekolah yang insyaAllah akan menjadi sekolah adik Salma mengikuti kakak Sierra yang sudah lebih dulu Masuk tahun sebelumnya; KB Tetum Bunaya

Tugas menulis jurnal Hari ini adalah bercerita mengenai kegiatan fisik bersama anak-anak

Adik Salma adalah anak yang super aktif, badannya yang kecil membuatnya merasa ringan dan mudah bergerak kesana kemari, dia selalu semangat jika diajak beraktivitas fisik.

Bahkan ketika saya tidak mengajaknya bermain, adik Salma bisa tiba tiba bergelayutan dan memanjat badan saya hingga berdiri di perut saya.

Adik Salma dan kakak Sierra suka bermain bubble. Mama dan Papa membelikan mainan bubble, isinya sabun dan alat yang dapat membuat bubble nya dengan cars digerakk gerakkan ke Kanan dan kekiri sehingga tercipta bentuk bubble...

Adik Salma dan kakak Sierra bermain bubble di halaman belakang hingga halaman tersebut becek. 

Tiba tibร  alat yang digunakan kakak Sierra untuk membuat bubble rusak, kakak Sierra pun kecewa dan sangat sedih. 

Kemudian Mama menyarankan untuk adik Salma agar bisa bergantian bermain bersama kakak, adik Salma awalnya menolak dengan bilang "ini mainanku!" tetapi begitu melihat kakaknya yang sudah menangis, adik Salma tidaklah tega, sehingga dia memberikan mainannya dengan menekankan "nanti gantian ade lagi ya"

Mama senang sekali adik Salma mau berbagi dengan kakaknya. 

Setelah basah kuyup, mereka berdua akhirnya melanjutkan kegiatan ya dengan Mandi di halaman belakang Dan bermain air ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Singapore 2011, Day 4; Singapore Zoo

Hari terakhir di Singapore dari Singapore trip 2011 kami habiskan bermain-main di Singapore Zoo. Kebun binatang yang mengklaim dirinya sebagai The World's Best Rainforest Zoo ini punya lebih dari 2800 hewan dari 300 spesies. Padahal ini negara, hutan aja gak punya yah -__-" Seperti apakah kebun binatangnya? mari simak review berikut *gayak abis* :p

Mencapai Singapore Zoo ini gampaaang, tinggal naik MRT North South Line, bisa turun di stasiun Ang Mo Kyoo, Woodlands, Choa Chu Kang, dan Marsailing, terus ganti bus yang menuju Singapore Zoo, deh... Ada paket masuknya, berupa tiket masuk + unlimited tram ride, dan unlimited boat ride, semua seharga 27 dollar Singapore.

Begitu masuk Singapore Zoo ini, kesan pertama adalah: ADEM, hahaha... Mandai Lake ini emang daerah yang jauh dari keramaian, bus yang kami tumpangi aja ngebut sangat, karena jalanan sepi pi.... nah keramaian baru terjadi di dalem Singapore Zoo, setelah dapet tiket masuk, kita melewati beberapa pepohonan dan jembatan. Gak ngeh ternyata di bawah jembatan ada buaya lagi berjemur, hahaha

Gak jauh dari si buaya, ada babi rusa, tapir, dan harimau putih. Harimau putih disini ada dua, yang betina sakit kakinya, dan cuma tergolek di atas tebing, sedangkan harimau jantan dengan galaknya muter-muterin si harimau betina dan menggeram setiap ada yang berusaha mendekati harimau betina. Protektif abis; so sweeeet *loooh* :p

Selanjutnya kami keliling naik trem ke daerah African; ada cheetah, jerapah,  zebra, singa, dll.. Turun kemudian masuk ke snake house, reptil garden. Jujur saja saya gak terlalu menyukai reptil, apalagi ular. ngeliat kulit ular yang super gede aja rasanya mau pingsan -__-" terus kita jalan ke tempat kura-kura raksasa, Ya ampun, ngeliatnya aja kasian, jalannya susah, kegedean badan,, langsung membayangkan kura-kura saya di rumah, apakah mungkin jadi sebesar itu kalo udah tua, semoga enggak -_-

Selanjutnya kita bisa liat pinguin lagi antri nyebur kolam, terus ada dugong alias ikan duyung yang jelek itu. buat yang belom tau bentuk aslinya ikan duyunng, iya, ikan duyung itu jeleeeeeek. jadi jangan pernah membandingkan dengan legenda putri duyung. -__-"

Selain itu kita bisa liat pygmy hippo, orang utan, kanguru, gajah, dan lainnya (yaiyalah kan di kebun binatang namanya). Kebun binatang ini tertata sangat rapi dan menyenangkan, bersih dan asik dibuat trekking. Kalo punya waktu luang jalan-jalan ke Singapore, kunjungi tempat ini, jangan cuma main di mol :p

Hari ke empat ini berakhir dengan perjalanan dari Singapore Zoo ke Far East Plaza, ngeborong boots, yes saya cinta mati sama sepatu boots yang fashionable, ingat fashionable, bukan AP boots yaah :D dan akhirnya kami check out hotel and going back to Jakarta

Hasta La Vista Singapura :D

Welcome to Singapore Zoo

Ini kura-kura yang masih kecil loh

Antre berenang di kolam

Kanguru

serem kan??

eughh... snake...

cute, right??

ini adalah maskotnya dufan!!

Protektif

mas-mas berkostum jerapah

Singapore 2011, Day 2 & 3; the City!!!


Well, Kota Singapura sendiri yang saya kelilingi di hari kedua gak jauh dari yang dulu-dulu saya kunjungi.  Dimulai dengan sandal saya yang dengan menyedihkannya jebol di stasiun MRT Little India -__- maka terpaksa kami pergi ke pusat perbelanjaan pagi-pagi. Orchard Road! Muter-muter, akhirnya malah nemu sepatu sandal di mol yang baru buka di 313 Somerset. 

Oiya pas lagi kesana lagi rusuh juga tuh outlet H&M karena masih baru banget buka di Singapore. Setelah beli sandal dan makan siang steam boat di Food Republic 313 Somerset ini, kami meneruskan perjalanan dengan MRT ke City Hall, yaap, mau naik Marina Bay Sands yang lagi happening banget itu :D

Setelah sempet berfoto-foto dengan latar belakang Esplanade dan patung Merlion. Kami segera masuk ke bangunan Mall-Hotel itu. Begitu masuk MBS, ya Alloooh gede amaat *langsung norak* dan semakin syok begitu ngeliat salah satu brand Indonesia Allure, ada di jajaran took-toko elit MBS. Ckckck… Muka Annisa Pohan sangat familiar di pajang di depan kaca tokonya. Haha…

Di lantai dasar MBS ini ada kolam yang panjang muterin mall dan ada gondola yang berlalu lalang di sana (Cuma satu sih waktu itu) Kita bisa naik gondola itu, dan tentu saja nggak gratis.  Yah, ceritanya mirip-mirip di Venice atau Macau *padahal pernah kesana aja enggak* :p

Kami langsung menuju counter tiket MBS Sky park, dengan membayar seharga 19 dollar Singapore (2011) Anda dapat mengunjungi sky parknya MBS. Di Atas sky park yang berbentuk kapal ini ada restoran tentu saja, dan beberapa alat teropong. Di sky park ini kami bisa melihat langsung tiga Negara; Singapore, Indonesia, dan Malaysia. Walo saya juga kurang yakin sih yang mana Indonesia, hehehe… selain itu dari atas sky park ini Singapore Flyer (bianglala kota yang menyerupai London Eye) juga keliatan deket banget, kita bisa liat juga Esplanade, patung Merlion, Singapore bay,  Landscape kota Singapore, Double Helix Bridge, Stadion Football, dan tentu saja yang lagi happening juga di Singapore, jalanan yang dipake buat sirkuit F1. Such a beautiful view, made by human! 

Disamping tempat kami meneropong-neropong ada kolam renang infinity pool yang dibuat syuting drama korea Myong Wol The Spy, well… sebenarnya drama korea ini emang syuting di banyak tempat di Singapore, Cuma yang eye catching ya MBS ini karena ceritanya aktornya nginep disitu. Hehe… Infinity poolnya ini keren banget jadi kayak berenang di langit gitu karena tinggi banget…. Tapi karena bayar lagi dan gak bawa baju renang kamipun langsung turun, gak nyobain berenang di sana…

Malemnya kita belanja coklat dan koper buat tambahan barang (hahaha) di Mustafa Centre, karena deket akhirnya saya ngedorong koper segede gaban di jalan menuju hotel. Yang beli gak tanggung jawab, malah masukin semua belanjaannya ke  dalem koper yang baru di beli itu.  Akhirnya setengah mati saya ngedorong-dorong koper itu sampe keringetan dan mereka semua berjalan lenggang karena barang bawaannya udah masuk koper  -__- *lirik papa-mama-trusty*

Next day, kami keliling Bugis, China Town, Arab street, icip-icip makan, restoran Maroko yang terletak di pedestrian Masjid Sultan Singapura rekomended!! Istri yang punya restoran orang Indonesia, orang Sulawesi tepatnya, dan semua masakannya enaaak!!! Kofta dan  roti prata nya enaaaak :9.

The Night of the  third day ended with having fun in Clarke Quay, daerah pinggir sungai yang penuh dengan lampion warna-warni dan padet orang. Daerah ini emang pusat per-kafe-an, restoran, bar, dan segala jenis keramaian.  Seru banget jalan di Riverside Point ini, kami segera beli tiket perahu, yess… night cruising along Singapore river!! 

Perahu kami melewati bangunan-bangunan keren di pinggir sungai seperti  The Fullerton Hotel, Esplanade, Singapore Flyer, Merlion, dan MBS. Kalo kemarin dari atas MBS semua bangunan ini terlihat waktu siang, maka saat night cruising ini bangunan-bangunan ini tampak lebih mewah karena dihias berbagai macam lampu. Belum lagi permainan laser dari MBS. Aaaak keren deh pokoknya :D

Yang saya sesalkan di Clarke Quay ini saya  gak naik GX 5Extreme Swing dan GMax Reverse Bungy. Huaaaaaah, saya yang “sok ngaku” adrenaline junkie ini harusnya naik ituuu T__T tapi apa daya, pulang cruising udah malem dan saya yakin semuanya udah capek seharian, manalah mau nungguin saya, daripada kena omel, maka Cuma dalem hati saja saya berjanji someday bakal naik ini!!! :D

Dan berjalanlah kita ke stasiun MRT terdekat kemudian kembali terkapar di hotel

… to be continued…

ION Orchard


Singapore; The City

City by The Bay, Olympic Walk

Singapore Flyer, View from MBS Sky Park

Maket MBS

Olympic Walk

Infinity Pool, MBS Sky Park

Bangunan Teratai di depan MBS

Esplanade, View From MBS

Stadion dan Trek F1

Bugis!

Masjid Sultan, Arab Street

GMAX Reverse Bungy

China Town

Restoran Maroko

Lampion at Clarke Quay




Permainan Laser MBS, view dari perahu

Esplanade malam hari

Jembatan yang bersinar-sinar



Singapore, 2011. Day 1, USS


Setelah kurang lebih 5 tahun, akhirnya saya mengunjungi Negara ini lagi bulan Setember tahun lalu. Tepatnya pada hari raya Idul Fitri, selesai menunaikan sholat Eid, kami berkemas dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada sore harinya.
Changi International Airport, The Same Old Changi, Padat, Bersih, dan Dingin... *bilang aja ngiri Jakarta gak punya bandara begitu* :p

Well, semua tentang penginapan saya percayakan ke papah, dengan  dalih "Kita kan belum pernah nginep di daerah Little India", haha... Kami pun akhirnya menginap selama 4hari 5 malam di Hotel Grand Chancellor, Little India, Singapore, just a minute away from Mustafa Centre. Well, 4 hari 5 malem sudah cukup membuat kita bener-bener eneg sama bau kare. sampe akhirnya pulang dari Singapore, malah berjanji ga akan makan makanan India selama 3 bulan. hahaha
Anyway, setelah istirahat dan belanja beberapa kebutuhan di 7eleven di samping hotel, langsung nyium kasur dan tidur karena besok paginya mau jalan-jalan ke.....

UNIVERSAL STUDIOS SINGAPORE!
Uhuuuuy, ini adalah theme park keempat saya setelah Dufan-Jakarta, Genting Highland-Malaysia, Lotte World-Seoul, hehehe... I was very excited!! well, bad newsnya, saya kesini sama papa-mama-trusty, yang mana,saya pasti akan naik semua wahana yang serem-serem sendirian. -____- tapi gak masalah mereka memang selalu setia menemani saya yang adrenaline junkie ini, hehe.... Papa beli tiket masuk online seharga 68 dollar Sing, atau setara dengan 530rb/orangnya. Mahal ya ciin -_____-"

Kami menuju Harbour front dan naik monorel ke Pulau Sentosa, dan yes... USS ini terletak di Pulau Sentosa. Papah nuker voucher tiket , kita mah foto-foto di depan bola universal studios, gak afdol kalo gak foto disini. hehehe
Begitu pintu USS dibuka langsung masuk dan foto2 di gerbang, kemudian belok kanan (karena jalan ke kirinya belom dibuka, hehe) yang pertama kami kunjungi adalah

1. Lights, Camera. Action!™ Hosted by Steven Spielberg
jadi kita disuguhi tontonan menarik mengenai special effect karya Steven Spielberg, kita berdiri semacam di geladak kapal, dan di depan kita ada stage dengan latar kota New York,  dari tempat kita berdiri kita bisa liat kota New York sedang diterjang badai, gak boongan, petirnya, anginnya, banjirnya, goyang-goyang kapalnya bahkan semua bisa kita rasain kayak kita menjadi bagian orang yang ikut panik karena badai besar. Sumpah kereeen!

2. Battlestar Galactica! Human vs Cyclon
Dengan cueknya saya berjalan sendirian menuju roller coaster yang super kenceng ini, deg-degan!! tangan keringetan, dan saya bertanya2 saya menyesal gak nanti kalo naik ini. hahaha... saya milih Cyclon, roller coaster warna biru yang ternyata gak ada pijakan buat kakinya, jadi badan saya digantung seperti tempat duduk ketika naik Kicir-kicir di dufan, hahaha... SICK! 
Roller coaster ini cepet banget dan ada adegan berputar terbaliknya, ada empat tempat duduk di roller coaster ini. saya duduk paling pinggir bareng tiga orang yang sudah naik duluan. orang yang punya tinggi badan di atas 185 gak boleh duduk paling pinggir, takut kepentok-pentok kali yah, haha. Deg-degan dan setelah kurang lebih 3 menit dibolak-balik, saya turun dengan sumringah! "segini doang??" hahaha... saya pun belagu bukan main, tapi beneran Cyclon ini nagih banget dan gak sengeri dugaan saya!!! 
Pada akhirnya pun saya penasaran naik roller coaster yang satu lagi yang berwarna Merah; Human. Berbeda sama cyclon, human ini ada pijakan kakinya, TAPIIII, pengamannya bukan pengaman bahu yang kita pake kaya halilintarnya dufan, melainkan cuma pegangan biasa semacam besi kayak kora-koranya dufan. Walopun roller coaster ini gak ada adegan terbalik-baliknya tapi saya sempat panik karena roller coaster ini meluncur lebih cepat, sekitar 82.8 km/jam, dan saya bingung naro tangan saya dimana buat pegangan X_x

3.Revenge of the Mummy
Saya yang gak tau apa-apa ttg wahana indoor ini ngajak mama-papa-trusty. karena ragu, kami bertanya sama petugas apakah wahana ini seram? Petugas yang bapak-bapak orang Melayu menjawab. "Gak seram kok, cuma naik kapal terus meluncur sedikit aja." Jadilah mama-papa-trusty naik setelah nitip semua barang bawaan di loker. setelah berputar-putar sesaat, saya kira wahana ini sedikit seperti rama-shinta lah yaa, tapi ternyata, di dalem goa yang gelap itu perahu yang berjalan di rel ini bisa terjun, ngerem mendadak, berputar, bahkan mundur, dan terjun lagi. dan saya tetap gak ngeliat apa-apa. Asli horror banget, saya langsung keingetan sama film Journey to the Center of the Earth, takut ada rel yang lepas karena gak keliatannya X_x. 
Mamah-Papah-Trusty, tentu saja syok bukan main, si Petugas tadi ternyata ngerjain kami, hahahaha. yang katanya cuma meluncur ternyata berubah menjadi roller coaster indoor, bahkan lebih parah karena bisa ngerem mendadak, mundur, dan berputar. Saya lebih eneg naik ini daripada Battlestar Galactica! bikin keringet dingin karena parahnya saya gak bisa liat apapun saking gelapnya dan gak bisa antisipasi apa-apa. 

4. Waterworld.
Ini show terkeren. Live show tentang perang-perangan. seru!! bom, tembakan, stunts, thrills and spills of explosion! keren!! tempat duduknya dibagi tiga kategori, Pasti basah, Mungkin basah, dan kering, yang duduk di depan pasti basah. Mamah-Papah duduk di tengah, saya sama trusty di depan dong. dan you know what, basahnya bukan karena adegan-adegannya, tapi karena aktornya iseng-iseng nyiram kami pake selang -____- basah karena adegannya paling juga karena ada aktor iseng main jetski terus diputer di depan kita jadi airnya nyembur kemana-mana -__-. anyway aksi live shownya keren!

Wahana lainnya ada Shark 4D advanture, Donkey Live, Enchanted Airways (roller coaster mini), Madagascar: A Crate Adventure (naik boat keliling), kemudian nonton Monster Rock (semacam live show Glee gituh), dan Accelerator (ini semacam cangkir-cangkiran kalo di DUfan)

Gak lupa juga foto sama yang bisa difoto dipinggir jalan dari mulai mas-mas Mesir yang pake egrang sampe JOKER!! haha... Pulangnya kami ngantri buat naik MRT, kaki udah nyut-nyutan masih disuruh ngantri pulak. sampe hotel udah bau balsem dimana-mana...

to be continued...


bola universal studios



Battlestar Galactica: Human vs Cyclon

Human

Di depan The Mummy Returns; Orang-Orang Mesir

Kereta Labu Cinderella :D

John Travolta- Star Avenue



Seoul - Soul of Asia PART 3

Last day in Seoul, kami bangun super pagi, gak mau melewatkan setiap menit yang supe berarti jauh-jauh di Korea Selatan, alhasil setelah sarapan kami langsung bentangkan itu peta subway lebar-lebar, berharap udah pengalaman baca huruf lingker-lingker dan coret-coretan tangan kita yang mengartikannya, mencari tempat yang udah dijelajah dongdaemun udah, namdaemun udah semalem, dan pilihan jatuh pada,,, Myeongdong!!! Horeee... kita cuma punya waktu sampe sore sebelum acara Gala Dinner-Closing Ceremony APDSA. yuk langsung cabut!

Dari hotel kita jalan ke subway terdekat, lagi-lagi melewati seoul olympic stadion, karena kita menginap emang di Hotel Seoul Olympic Parktel, di lingkungan stadion yang pernah dibuat jadi tuan rumah Olimpiade Seoul tahun 1988 dan Asian Games 1986. Setelah mulai mengenal subway di Seoul *sombonggg* kita udah tau tuh di pojokan mana di jual kue deli manju, hehehe... tapi sekarang udah ada sih ya yang jual di Grand Indonesia juga, :D

Keluar dari subway, ternyata Myeongdong itu rame bangggettt,,, karena Seoul itu kota kayak Jakarta, makanya jalan-jalannya ga jauh dari pusat pertokoan dan restoran, hehe... nah huntingan kita kali ini adalah titipan-titipan kosmetik. Seperti yang wanita-wanita tau, merk kosmetik di Korea yang terkenal adalah Etude dan The Face Shop, toko-toko ini ada beberapa buah di sepanjang jalan Myeongdong bersaing dengan merk luar seperti The Body Shop. Walaupun saya maniak The Body Shop yang harganya jauh lebih murah di luar negeri daripada di Indonesia tetep saja saya tergoda untuk masuk toko Etude dan The Face Shop, hehe

Di depan Toko Etude kami didorong-dorong masuk sama mas-mas yang lagi teriak-teriak promosi produk Etude, mungkin aneh ngeliat kami berempat: saya, ade, ilmil, sama mela, secara tiga dari kami pake jilbab :D dia dengan bahasa inggris yang diatas rata-rata orang Korea, bilang di dalem ada Etude House coba masuk dan foto-foto... hmmm... penasaran deh, terus kami coba masuk. yak seperti yang sudah diduga kami langsung dikerubutin mbak-mbak super ramah yang ga bisa bahasa inggris --__-- kami dari yang kucel-kucel abis keluar-masuk subway langsung di rombak total dengan dikasi trial makeup base-foundation-bedak-lipgloss-lipstick-blushon-eyeliner-dan maskara seketika berubah jadi cantik, hahaha... Kami akhirnya ngambil-ngambil seenaknya dan bayar dikasir sampe dapet gratisan banyak saking banyak belinya. gratisannya dari beberapa make up gratis, tempat make-up, electronic fan yang bisa digantung dileher, sampe sendal! kebayangkan kalapnya kita kayak apa, dan itu gratisannya buat masing-masing orang loh! hahaha...

Abis bayar-bayar kita masuk ke Etude House di lantai dua. dulu di Jakarta belum ada Etude House, di lantai dua udah disulap kaya Rumah Princess, aaaah cewe banget deh, mulai dari ada tempat rias sampe tempat tidur dan cangkir imut-imut, sooo cute kami gegayaan n foto-foto sok jadi artis dengan kamar tidur super cute ;p

Keluar dari toko Etude kita saya yang udah cantik ini *pede super* diajak foto sama mas-mas yang di depan toko dan si mas-masnya ngasih alamat e-mailnya supaya nanti sampe di Indonesia bisa kontak-kontakan katanya; dan tebak ngasih alamat e-mailnya gimana? bukan di selembar kertas kosong, si mas-mas ini dengan pedenya ngasih pas fotonya, ulang, PAS FOTOnya yang ukuran 3x4 itu dibelakangnya dia nulis namanya dan alamat e-mailnya, hahaha... hebat ni mas-mas korea pede abis, yah kan mau ga mau pas foto si mas-mas itu jadi masuk dompet, hehehe... *masih ngakak*

Setelah berkeliling banyak banget ternyata toko make-up di Myeongdong, terus karena uda siang kami yang kelaperan mau makan melihat plang Restoran Pizza, tapi bingung ga ada restorannya, cuma plang doang, setelah 3 menitan kaya orang bingung di bawah plang restoran pizza yang ga ada restorannya, ada mbak-mbak dari dalem lorong toko menghampiri, ternyata restorannya ada di atas, di lantai dua, dan masuknya lewat lorong tangga gitu, yaaa mana ngerti kalo jalan masuknya begitu --__-- *norak* di lorong tangganya gak suram kok malah banyak piguranya begitu di sepanjang lorong dan tangga :)

Kenyang abis makan siang dengan memastikan dagingnya pork dan ham free, kita melanjutkan keliling-keliling, kebetulan pas mau pulang ada banyak jualan kaki lima kayak di pasar kaget gitu, tapi barangnya bagus-bagus dan semua baju-baju yang dijual juga modis-modis, gak tahan akhirnya saya beli dua potong baju, hehehe... sambil menghitung uang yang tersisa karena abis dari Korea saya masih harus menghabiskan 3 hari lagi di Hongkong, saya ga mau juga ngegembel di Hongkong kan, haha...

Setelah kaki udah super pegel, kita memutuskan untuk pulang karena masih harus ikut acara Gala Dinner di ballroom hotel, jadilah kita siap-siap balik hotel dan dandan yang cantik buat persiapan Gala, hehe...

Gala Dinner,,
akhir dari segala akhir kongres, isinya ramah-tamah (baca:foto-foto), dinner ofcourse, dan tukeran souvenir :D karena kalah di research presentation tapi lumayan ada yang menang dari Indonesia, walopun bukan dr UI, tapi UNAIR. terus cultural night juga kalah persembahan, juara satunya yang menang dari Taiwan, Indonesia juga cuma dapet juara dua...

Pesawat besok pagi berangkat jam 7 pagi, artinya jam 5 dari hotel naik bus ke Incheon International Airport. Gala Dinner selesai jam 10 malem, apakah kita langsung packing dan tidur begitu saja? tentu tidaaaaaak!!! hahaha... Malam terakhir di Seoul, abis Gala langsung cepet-cepet ganti baju, pake jeans, poloshirt dan sendal-an, kita berangkat karaoke!!! hahaha....
Saking banyaknya yang mau ikut Karaoke jadi dibagi 2 room. Lagu Inggrisnya super dikit. Anak-anak Indonesia dipisah saking banyaknya, jadi sebagian dari kami karaoke sama anak-anak taiwan, Jepang, dan Korea. Jelas pengetahuan lagunya bedaaaaaaa --__-- alhasil gak ngerti sama sekali pas mereka milih lagu dan nyanyi2 lagu Cina ato Korea ato Jepang apalah itu, tepi kita tetep ikutan teriak2 baca teks walopun ga ngerti iramanya kaya apa dan main kecrekan aja, hahaha... Begitu kita yang nyanyi lagu Inggris (gak mungkin cari lagu Indonesia di Seoul, kan?) langsung banyak deh tu yang nimbrung dengan irama yang lumayan benar. so the night ended dengan lagu You've Got a Friend, awww...

Terus, baru inget kalo kita belom packing, padahal keluar dari tempat karaoke jam 2 pagi lewat, Oh Noo, alhasil langsung cepet-cepet cari taksi menuju hotel, sampe ke hotel jam 3, langsung packing dan saya tertidur di atas koper sampe di bangunin jam 5, bus ke bandara udah dateng. sambil terseok-seok nyeret koper saya akhirnya berhasil masuk ke bus jam 5, dianter sama Lee Sang Jae, temen korea paling baik yang pernah saya kenal, dia mendampingi kami sampe ke bandara, dan gara-gara dia duduk di samping saya di bus, kami terlibat pembicaraan seru tentang agama, dimana seperti yang diketahui, sebagian besar orang korea belum memilih memutuskan ikut agama apa. cowo ini banyak nanya tentang islam, kenapa jilbab yang saya pake beda sama yang mereka liat di TV (orang-orang Arab yang pake cadar maksudnya) dan lain-lain, dan tiba-tiba kami sudah sampe di Bandara...

Pesawat yang dinaikin rombongan yang langsung ke Jakarta berangkat duluan, sedangkan kami yang masih harus transit di HongKong memilih selonjoran tidur di kursi panjang bandara dan selimutan karena belum ada yang tidur, asli ngantuk banget. Mental TKI? sabodolaah, yang penting ga ada yang ngusir, lagian banyak juga bule yang tidur selonjoran di bangku, hehehe... zzzzzzzzzzzzzz...

byebye Seoul, Hasta La Vista!! :D

Etude House

Etude House


Super genit


Myeongdong

Lorong Pizza

Pizzaaaa!!


Gala Dinner bersama teman-teman dan Prof Zac dari Fiji


OTW tempat Karaoke



Karaoke, Si Presiden dari Taiwan bablas tidur!

gaya-gayaan foto di poster Jack Daniels :p